BERITA

DPD RI Uji Shahih RUU Ketahanan Keluarga Di STAIN SAS Babel

Diposting oleh Administrator | Selasa, 18 Juli 2017 - 21:05:53 WIB

Bangka ( 18/7/2017). Komite III DPD RI menggelar kunjungan kerja ke STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Kunker dilakukan sebagai kelanjutan dari proses penyusunan RUU Usul Inisiatif DPD RI tentang Ketahanan Keluarga yang telah dimulai pada masa sidang sebelumnya. Seminar ini di buka oleh anggota Komite III DPD RI perwakilan Bangka Belitung Bahar Buasan,ST.,M.SM di damping oleh Wakil Ketua III DPD RI Fahira Idris, S.E.,M.H dan rombongan.
Pemimpin delegasi yang juga Wakil Ketua Komite III DPD RI, Fahira Idris,S.E.,M.H dalam sambutan pembukaannya menyatakan target dan capaian kunjungan kerja adalah inventarisasi berbagai pandangan dan pendapat guna memperkaya substansi muatan RUU Ketahanan Keluarga. Padahal sebagaimana umum diketahui bahwa ketahanan ekonomi keluarga menjadi basis utama bagi pemenuhan ketahanan keluarga lainnya seperti ketahanan fisik, ketahanan sosial budaya,dan sebagainya.

Sementara itu, Ketua STAIN SAS Babel Dr. Zayadi, M.Ag dalam sambutan Beliau,
di hadapan para anggota DPD RI tersebut secara langsung Zayadi meminta agar bersedia membantu STAIN SAS dalam rangka alih status menjadi IAIN.
"Mohon dibantu untuk mengetuk pintu Menpan RB agar segera mengubah status STAIN menjadi IAIN," kata Zayadi.
Ia menjelaskan, pada tingkatan sekolah tinggi, mahasiswa tidak memiliki banyak pilihan untuk bidang studi. Sementara saat ini STAIN SAS telah memiliki beberapa bidang studi.
"Kita punya Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Perbankan Syariah, Komunikasi Penyiaran dan program-program studi lainnya. Jadi kami minta agar bapak ibu anggota DPD ini membantu ketuk pintu Menpan RB," ujar Zayadi disambut tepuk tangan peserta seminar. Empat narasumber dihadirkan pada seminar uji Shahih RUU Ketahanan Keluarga terdiri dari Akademisi yakni Prof Dr.Ir.Euis Sunarti Guru Besar IPB, Wakil Ketua I STAIN SAS Babel Dr.H.Janawi, M.Ag, Yandi,S.H.,M.H Dosen STIH Pertiba dan dari Dukcapil Babel Murdiati.