BERITA

Jurusan Tarbiyah Gelar Kuliah Dosen Tamu

Diposting oleh Administrator | Rabu, 15 November 2017 - 22:07:30 WIB

Bangka ( 16/11/2017 ).Jurusan Tarbiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung mengelar acara Kuliah Dosen Tamu dalam rangka menyambut perkuliahan semester ganjil yang berlangsung pada hari Rabu tanggal 15 November 2017 bertempat di Depan gedung Rektorat STAIN SAS Babel. Acara tersebut dibuka oleh Ketua STAIN SAS Babel yang di wakili oleh Prof.Dr. H. Hatamar, M.Ag Direktur Pascasarjana, dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa tahun ini adalah tahun peningkatan kualitas STAIN SAS Babel untuk menyosong harapan perubahaan status STAIN menjadi IAIN. Dalam acara ini dihadiri pula oleh, Wakil Direktur Pascasarjana Dr.Soleha,M.A, Ketua Jurusan Tarbiyah Syarifah, M.S.I, Dosen Tarbiyah, Kasubbag AKA, Kepala Unit dan mahasiswa Jurusan Tarbiyah. Narasumber dalam Kuliah Iftitah ini adalah Guru Besar Sosiologi UIN Raden Fatah Palembang Prof.Dr.H.Abdullah Idi, M.Ed dengan tema Pengembangan Profesional Guru Dalam Mengahadapi Masyarakat Ekonomi Asean( MEA).

Dalam Paparan Beliau tentang Profesional Guru menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean Guru merupakan pendidik professional dengan tugas utama antara lain mendidik, mengajar,membimbimg,mengarahkan,menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidkan anak usia dini di jalur pendidikan formal,pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Ciri-ciri guru professional adalah mampu menyusun, mampu melaksanakan,mampu mengevaluasi ,mampu menganalisis dan mampu menindak lanjuti dan kompetensi peadagogik,professional,kepribadian dan sosial.
Paradigma pendidikan dan guru profesional di era digital berpengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat dunia tanpa terkecuali Indonesia,kehidupan masyarakat berubah dengan cepat karena dunia semakin menyatu apalagi ditopang kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Menjadi guru profesional harus memiliki komitmen pada siswa dan proses belajar mengusai secara mendalam bahan/mata pelajaran yang diajarkan mampu melakukan evaluasi,mampu berfikir sistematis apa yang dilakukan dan belajar dari pengalaman.
.