BERITA

P2M STAIN SAS Babel Belajar SPI Ke IAIN Surakarta

Diposting oleh Administrator | Senin, 11 Desember 2017 - 01:58:50 WIB


Bangka ( 11/12/2017). Tim P2M STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung Kepala P2M Dr. Yusra Jamali, M.Pd., Dr. Irawan, M.S.I.,Dr.Rahmat Ilyas, M.S.I dan Subardi,M.K.Pd diterima langsung oleh Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI), IAIN Surakarta, Muhammad Rahmawan Arifin, M. Si, yang didampingi langsung oleh Ade Setyawan, S.EAk, Sekretaris dan 6 orang Tim Auditor Satuan Pengawas Internal (SPI) IAIN Surakarta. di ruang rapat SPI IAIN Surakarta.
SPI IAIN Surakarta terbentuk sejak dua tahun yang lalu, namun efektif melakukan pengawasan internal pada tahun 2017. Pada semester tahun pertama (2016), SPI baru ditunjuk kepala dijabat M. Rahmawan Arifin, M.Si, memasuki semester kedua 2016 baru ditunjuk dann dilantik Sekretaris yang dijabat Ade Setyawan, S.EAkt. Sepanjang tahun 2016, karena keterbatasan personil (belum ada Auditor) aktivitas pengawasan belum dapat dilaksanakan. Kegiatan kelembagaan lebih banyak diisi dengan kegiatan menghadiri undangan kegiatan-kegiatan SPI dan menyiapkan berbagai pedoman dan aturan terkait tugas dan fungsi SPI. Pada tahun 2017, setelah adanya penunjukan personalia Auditor Internal terdiri dari Helti Nur A, S.Pd.M.Si. Devi Narulitasari, SE.Sy M.Si, Melia Kusuma, SE, MM, Syamsul Rosadi, M.Si, Fahri Ali Azhar, SE. M.Si., Aini Hayati, S.Akun, dan Edy Wiyanto, S.Akun. Tim Auditor pertama diisi dari alumni dan ditambah unsur dosen ASN yang memiliki minat dan integritas dalam melaksanakan tugas-tugas auditor.
1. Secara kelembagaan SPI IAIN Surakarta mengacu pada PMA nomo 25 tahun 2017 tentang Satuan Pengawas Internal (SPI) yang dipimpin seorang kepala dan didampingi Sekretaris. Seorang kepala disamping berfungsi sebagai pimpinan SPI, juga dalam hal auditing berfungsi sebagai pimpinan audit yang dapat menyatakan proses audit dianggap selesai atau belum. Dalam teknis auditing didukung 6 auditor internat yang terdiri dari unsure alumni dan dosen ASN. Selama ini belum ada ketentuan jelas terkait pembayaran honor auditor, sehingga untuk kebutuhan tenaga auditor diambil dari biaya Rapat Dalam Kantor (RDK). Pembagian tugas auditor berdasarkan unit kerja yang ada dengan beban kerja satu auditor bertanggung jawab pada dua atau tiga unit kerja.
2. Pengawasan Internal dilkukan secara manual terhadap kode akun 52 (belanja) dan bernilai 50 juta ke atas. Hal ini dilakukan mengingat terbatasnya SDM Auditor di SPI IAIN Surakarta, namun ke depan jika sudah memungkinkan semua aspek terkait penyelenggaraan keuangan akan dilakukan audit oleh SPI.
3. SPI focus pada pengawasan perencanaan, meliputi; melakukan review terhadap rencana tahunan IAIN Surakarta yang tercantum dalam DIPA (MAK 52), untuk mereview sejauhmana program yang direncanakan dapat membantu pengembangan lembaga sesuai dengan visi dan misi yang telah dicanangkan, pada tahap pelaporan, SPI mereview laporan kegiatan dan laporan keuangan sudah sejauh mana memenuhi standar pelaporan keuangan sesuai dengan peraturan berlaku, terutama SBU dan ketentuan-ketentuan lain yang mengatur pertanggungjawaban keuangan Negara. Adapun dokumen yang menjadi focus pengawasan SPI, meliput: Kerangka Acuan Kerja (KAK), Laporan Pelaksanaan Kegiatan (LPK), dan Laporan Pelaksanaan Keuangan (LPB).
4. SPI merupakan fasiltator bagi bagian keuangan dalam mengontrol kualitas pelaporan keuangan. Keuangan suatu kegiatan dapat saja tidak dicairkan, jika hasil penilaian SPI terhadap KAK pada tahap perencanaan dianggap tidak menunjang pengembangan insitusi, dan Laporan pada tahap pelaksanaan kegiatan belum dianggap memenuhi standar pelaporan keuangan negara.