Agenda

25 Jan

Pelantikan Pejabat Eselon IV (Kasubbag AKA)

Pelantikan Pejabat Eselon IV (Kepala Sub Bagian Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni) akan dilaksanakan pada hari ini pukul 09.30... Baca Selengkapnya

01 Okt

Sosialisasi Implementasi Penginputan e-PUPNS Tahun 2015

Nama Kegiatan: Sosialisasi Implementasi Penginputan e-PUPNS Tahun 2015.Peserta Kegiatan: Seluruh PNS &CPNS di lingkungan STAIN Syaikh... Baca Selengkapnya

27 Jul

Pengumuman Kelulusan UM-PTKIN 2015

Pada tanggal 24-25 Juli 2015 telah dilaksanakan sidang kelulusan untuk menentukan peserta yang dinyatakan lulus dan hasilnya akan diumumkan pada hari... Baca Selengkapnya

BERITA

Sosialisasi Sistem Pengendalian Kinerja Pelaksanaan Anggaran ( Sip KPA) Di IAIN SAS Babel

Diposting oleh Administrator | Selasa, 09 Oktober 2018 - 15:23:42 WIB

Bangka, 9/10/2018. Bertempat di Ruang Rektorat Lantai II pada hari Selasa tanggal 9 Oktober 2018, IAIN SAS Babel menyelenggarakan kegiatanSosialisasi Sistem Pengendalian Kinerja Pelaksanaan Anggaran yang dihadiri oleh Jurusan2, Subbag2 ,Unit2, Pascasarjana IAIN SAS Babel dan Perwakilan Mahasiswa.

Ketua Panitia Zahwan Zaki, M.AB yang dalam sambutannya melalui aplikasi Sip KPA ini dapat meningkatkan kinerja pelaksanaan anggaran di lingkungan IAIN SAS Babel dan mempermudah para pelaksana kegiatan baik dari sisi perencanaan,pelaksanaan dan evaluasi kegiatan serta para pengelola dan penanggung jawab anggaran mudah melakukan pengawasan kegiatan dan anggaran.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Rektor I Dr.H.Janawi,M.Ag, menyampaikan pentingnya satuan kerja untuk mengukur Kinerja Pelaksanaan anggaran yang diukur berdasarkan 12 Indikator Kinerja. Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran ini merupakan sebagai alat ukur untuk menentukan tingkat kinerja satker khususnya dalam pelaksanaan anggaran. Narasumber Kegiatan ini dari KPPN Pangkalpinang, DJAPB Pangkalpinang Joko Maryono,M.Saeful Bakhri dan Balai Diklat Keagamaan Palembang Drs.Abu Bakar,M.M

Pengendalian kinerja pelaksanaan anggaran yang dilakukan dengan menggunakan variabel-variabel yang terkait dengan pelaksanaan anggaran sebagai indikatornya, yaitu Penyerapan Anggaran ,Pengelolaan Uang Persediaan Penyelesaian Tagihan ,Deviasi Halaman III DIPA ,Penyampaian Data Kontrak, Penyampaian LPJ Bendahara, Revisi DIPA, Pengembalian/Kesalahan SPM, Dispensasi SPM , Renkas/RPD Harian, Retur SP2D .Kepada satker yang nilai Sip KPA paling akan diberikan diberikan apresias serta berharap satker agar terus melakukan monitoring hasil Sip KPA melalui aplikasi OM SPAN sehingga dapat melakukan perbaikan agar kinerja pelaksanaan anggaran berjalan dengan baik.

Selanjutnya penyampaian Materi Sosialisasi Pengadalian Kinerja Pelaksanaan Anggaran .Dalam materinya disampaikan hal-hal yang mempengaruhi tinggi rendahnya capaian Kinerja Pelaksanaan anggaran satuan kerja. Selain itu juga menyampaikan hal-hal sebagai berikut :
1. Pengadalian Kinerja Pelaksanaan Anggaran menjadi ukuran evaluasi kinerja pelaksanaan anggaran yang memuat 12 indikator dan mencerminkan aspek kesesuaian perencanaan dan pelaksanaan anggaran, kepatuhan pada regulasi, serta efektifitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan. Penjelasan dan formula perhitungan sebagaimana terlampir.
2. Satker dapat memantau nilai Sip KPA secara periodik melalui OMSPAN masing-masing satker pada menu Monev PA. Nilai Sip KPA pada OMSPAN akan dirilis secara triwulanan.
3. IKPA akan menjadi salah satu alat monev dan pembinaan pelaksanaan anggaran satker. Oleh karena itu, satker dihimbau untuk :
1. Melakukan revisi DIPA secara selektif.
2. Meningkatkan akurasi pencairan dana sesuai perencanaannya (halaman III DIPA).
3. Mengantisipasi dan menyelesaikan pagu minus sesegera mungkin.
4. Menyampaikan data kontrak ke KPPN tepat waktu (max 5 hari kerja sejak tanggal kontrak).
5. Ketepatan waktu dalam revolving UP (minimal 1x dalam 1 bulan) dan pertanggungjawaban TUP (SPM-PTUP tidak lebih dari 1 bulan dan tidak ada sisa penyetoran dana TUP).
6. Ketepatan waktu penyampaian LPJ Bendahara Pengeluaran/Penerimaan (upload ke aplikasi SPRINT sebelum tanggal 10 pada bulan berikutnya).
7. Menghindari adanya dispensasi SPM.
8. Meningkatkan ketelitian dalam memproses SPM dan nomor rekening penerima/tujuan untuk menghindari retur SP2D.
9. Mengeksekusi anggaran secara proporsional sesuai dengan target penyerapan anggaran dengan melakukan perencanaan yang baik.
10. Memastikan ketepatan waktu penyelesaian tagihan SPM-LS Non Belanja Pegawai (maksimal 17 hari kerja sejak serah terima/penyelesaian pekerjaan)
11. Meningkatkan akurasi perencanaan kas/RPD Harian dengan cara mengajukan SPM dengan sesuai Renkas
12. Meningkatkan ketelitian dalam penerbitan SPM untuk menghindari kesalahan/pengembalian SPM oleh sistem di KPPN.
Setelah penyampaian materi dilanjutkan dengan diskusi/sharing kemudian di tutup dengan ramah tamah.