Agenda

25 Jan

Pelantikan Pejabat Eselon IV (Kasubbag AKA)

Pelantikan Pejabat Eselon IV (Kepala Sub Bagian Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni) akan dilaksanakan pada hari ini pukul 09.30... Baca Selengkapnya

01 Okt

Sosialisasi Implementasi Penginputan e-PUPNS Tahun 2015

Nama Kegiatan: Sosialisasi Implementasi Penginputan e-PUPNS Tahun 2015.Peserta Kegiatan: Seluruh PNS &CPNS di lingkungan STAIN Syaikh... Baca Selengkapnya

27 Jul

Pengumuman Kelulusan UM-PTKIN 2015

Pada tanggal 24-25 Juli 2015 telah dilaksanakan sidang kelulusan untuk menentukan peserta yang dinyatakan lulus dan hasilnya akan diumumkan pada hari... Baca Selengkapnya

BERITA

Ketua Dema IAIN SAS Babel Kunjungi 3 Negara

Diposting oleh Administrator | Jumat, 07 Desember 2018 - 16:19:32 WIB

Bangka,7/12/2018. Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam mengajak Pimpinan Organisasi Kemahasiswaan PTKIN se-Indonesia ke Luar Negeri dalam Program Student Mobility Program (SMP).
Kamaruddin Amin Direktur Jenderal Pendidikan Islam melepas 75 peserta yang berasal dari salah satu Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Syaihk Abdurrahman Siddik Bangka Belitung Tabrozi.

Kamaruddin Amin berpesan kepada para mahasiswa untuk menggunakan kesempatan ini dengan baik sebagai studi banding (benchmarking) apa yang dilakukan para aktivis mahasiswa di luar negeri. Singapura, Thailand dan Malaysia dinilai sebagai negara yang mempunyai Human Developmen Indek (HDI) selisih lebih tinggi dari negara kita.

Menurut Kamarudin tiga negara itu mempunyai keunggulan sedikit lebih tinggi dari negara kita dari segi knowledge production dan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan. Jadi tepat kalau anda semua diajak untuk bertemu dengan mahasiswa dan civitas akademika di sana. Alumni Born University Jerman ini mengatakan kalian sebagai Ketua Dema adalah menjadi role model dan mempunyai pengaruh yang tinggi di kampus. Namun anda harus ingat, bahwa menjadi Ketua Dema saja tidak cukup, harus membekali diri dengan kemampuan akademik lainnya. Menjadi aktivis sudah merupakan modal yang luar biasa salah satunya kompetensi interpersonal communication skill, karenanya harus dikapitalisasi apalagi di era industri generasi ke-4 seperti sekarang ini.

Safriansyah Kasubdit Sarana Prasarana Kemahasiswaan mengatakan program SMP dimaksudkan untuk memberikan apresiasi kepada Pimpinan Ormawa dan sekaligus sebagai ikhtiar mengenalkan mereka pada dunia luar. Mahasiswa harus percaya diri dan harus mampu beradaptasi dengan komunitas dunia lainnya katanya. 75 peserta SMP akan mengunjungi dan belajar bersama ke Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM), Universitas Selangor Malaysia, College Pendidikan Tinggi Al-Zuhri Singapura dan Fathony University Thailand. Selain itu akan diajak melihat situs sejarah, kebudayaan dan seni budaya. Student Mobility Program dilaksanakan mulai 25 November- 1 Desember 2018. Ikut mendampingi peserta adalah Waryono Abdul Ghofur WR/WK III UIN Jogjakarta, Suprianto WR III IAIN Puwokerto, Sumper Mulia Harahap WR III IAIN Padang Sidempuan, Ida Umami WR III IAIN Metro Lampung dan Kasi pada Direktorat PTKI, Ruchman Basori, Nur Yasin dan Otisia Arinidiyah